Doa Menteri Agama di Hari Kesaktian Pancasila



Jakarta - Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober 2017. Upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi dilangsungkan secara hikmat di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Sebagai penutup, doa dilantunkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin. Dalam doa yang penuh khusyuk, Menag Lukman bermunajat kepada Tuhan untuk Indoneia agar terhindar dari perselisihan, permusuhan dan perpecahan.

"Perkenankanlah kami bangsa Indonesia. Memperingati Hari Kesaktian PancasilaUntuk mensyukuri nikmatMu. Di tengah keragaman yang mewujudkan keterpaduan hindarkanlah kami dari perselisihan, permusuhan dan perpecahan," ujar Menag Lukman di hadapan para tamu di Lapangan Monumen Pancasila Sakti.

Dalam momentum ini, derasnya rasa dendam dari tragedi pengkhianat PKI tak ayal masih dirasakan. Karenanya, dalam bait doanya, Menag Lukman meminta agar bangsa Indonesia tidak lagi terpenjara hal tersebut.

"Ya Allah, Tuhan Pemberi PetunjukLimpahkanlah petunjuk-MuAgar kami tidak tersandera dendam sejarah kelam masa lalu. Agar kami dalam membangun masa depan tetap bersatu," tutur Menag Lukman.

Terakhir, Menag Lukman meminta agar senantiasa Pancasila dan Indonesia tetap dalam penjagaan Tuhan Yang Maha Esa.

"Ya Allah, Tuhan Yang Maha Menjaga. Jagalah Pancasila. Jagalah Indonesia. Jagalah kami semua segenap warga bangsa," tutupnya.

Menggema di Twitter


Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada hari ini, Minggu (1/10/2017), menjadi trending topic Twitter di Indonesia.

Pantauan Tekno Liputan6.com per pukul 10.28 WIB, "Hari Kesaktian Pancasila" memuncaki posisi pertama trending topic di media sosial microblogging tersebut.

Upacara Hari Kesaktian Pancasila juga berlangsung di halaman Monumen Pancasila Sakti, kompleks Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Upacara yang berlangsung pada pukul 07.50 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), didampingi oleh Ibu Negara Iriana Jokowi. Hadir pula Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla serta sang istri, Mufidah Kalla.

Tidak ada komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.
Electricity Lightning