Buang Bayi di Pesawat, Nasib TKW Hani Tergantung Gelar Perkara



Berita Hari Ini - Jakarta - Penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta belum menetapkan tersangka atas kasus dugaan pembuangan bayi di toilet pesawat Etihad EY 474, Sabtu, 7 Januari 2018. Saat ini sang ibu bayi, Hani, masih menjalani perawatan di klinik Bandara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, saat ini penyidik tengah menggali informasi dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

Nantinya setelah Hani bisa diperiksa dan dimintai keterangan, polisi akan segera melakukan gelar perkara. Dari situ, nasib Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Cianjur, Jawa Barat itu ditentukan.

"Kita belum menetapkan tersangkanya. Kami itu akan cari beberapa saksi dan informasi. Nanti kami gelarkan (perkara). Penyidik akan menentukan apakah ada dugaan pidana atau tidak," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (9/1/2018).

Argo menuturkan, sampai sejauh ini, pihaknya juga belum mengetahui persis kondisi atau alasan Hani melahirkan di toilet pesawat. Hasil pemeriksaan jasad bayi laki-laki Hani di RS Polri juga belum keluar.

Dibuang ke Tong Sampah Pesawat

 


Dokter RS Polri belum menyimpulkan apakah bayi dengan berat 2,2 kilogram itu lahir lantaran sudah waktunya, atau dipaksa lahir alias diaborsi.

"Kami belum bisa (ambil kesimpulan sementara) karena yang bersangkutan juga masih sakit. Kita tunggu saja," ujar Argo.

Jasad bayi lelaki ditemukan di tong sampah toilet Pesawat Etihad, sesaat setelah mendarat di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu 6 Januari 2018. Bayi malang tersebut diduga korban aborsi ibunya, Hani, saat transit di Bangkok.

Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan maskapai yang hendak membuang sampah di dalam tong tersebut.

Namun, dia terkejut melihat ada bungkusan berwarna putih yang berisi bayi berlumuran darah lengkap dengan ari-arinya.

Bayi Penumpang

 


Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Akhmad Yusep membenarkan adanya temuan tersebut. Setelah ditelusuri, jasad bayi itu ternyata anak dari salah seorang penumpang bernama Hani asal Cianjur.

"Yang bersangkutan diduga telah melakukan aborsi dan membuang bayinya ke toilet di pesawat Etihad," ujar Yusep.



Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.
Electricity Lightning